/** Kotak Iklan **/ .kotak_iklan {text-align: center;} .kotak_iklan img {margin: 0px 5px 5px 0px;padding: 5px;text-align: center;border: 1px solid #ddd;} .kotak_iklan img:hover {border: 1px solid #333}

Selasa, 22 Juni 2010

Keprihatinan sore ini...

Gue selalu mengharapkan ALLAH SWT bakal ngasih gue pengalaman menarik --setidaknya menarik dari sudut pandang gue sendiri-- di tiap harinya. Namun, nggak selamanya gue mendapatkan itu, karena nggak semua yang gue alami dari hari ke hari itu 'berhak' dituangkan dalam blog ini.

Khusus yang ini, buat gue layak untuk diceritakan. Karena gue dihadapkan pada situasi yang memprihatinkan.

Sore, gue baru saja keluar dari TIM setelah nonton Gratisan di Kineforum, ketika perut gue laper tiba-tiba. Entah kenapa pikiran gue langsung tertuju pada KFC. Mungkin karena lagi ngidam atau lagi males makan di warung padang ato Warteg. So jadilah gue ke KFC Cikini, berjalan kaki dari TIM.

Setelah sebelumnya numpang solat di mushola pom bensin sebelah, gue langsung masuk ke restoran Junk food tersebut. Setelah memesan ini itu ( Dada Ayam, 1 Nasi, dan Cola ), petugas kasir kembali menawarkan pesanan lain.

" Ada lagi mas ? " tanya petugas kasir pria itu (sebut saja namanya Petugas Kasir A).
" Ehmmm...Mocha Float " kata gue setelah beberapa saat berfikir.
" Baik, semuanya jadi Rp 29.000 , mas "

Lalu, gue ambil dompet dari saku belakang. Dan, inilah bagian yang memprihatinkan itu. Di dompet gue hanya teronggok selembar uang dua puluh ribu saja !!!... Gue mencoba untuk mengontrol diri dan nggak panik.

" Hmmm, mas gawat nih duit saya cuma dua puluh ribu " kata gue sambil cengengesan." Bisa ga ya bayar pake ATM ?? ".

" Hmmm...Bentar ya mas", katanya sembari bertanya dengan mbak kasir di sebelahnya, " Mbak ini gimana ya, bisa ga pake ATM ? ".

" Maaf mas ga bisa. Gini aja deh, uang mas yang dua puluh ribu itu kita ambil dulu, dan menu ini kami simpan dulu ya" kata mbak itu sedikit jutek. Gue mengerti, karena gue lihat mbak itu sedang cukup sibuk melayani pelanggan lainnya.

" Yaudah, mas, mbak saya ambil duit ke ATM dulu ya, saya pergi nih sekarang " sekejap gue langsung keluar. Sejujurnya perasaan malu itu ada, tapi nggak terlalu dominan karena saat itu gue malah senyam-senyum sendiri, pertanda gue sedang menertawakan kekonyolan gue sendiri.

Ini dia datang lagi bentuk keprihatinan yang menimpa gue. Jalan dari KFC menuju ATM BCA adalah satu arah, dimana gue jadi nggak bisa mengandalkan bis atau angkutan umum lainnya untuk nganterin gue ke ATM . Juga ditambah lagi jaraknya yang lumayan jauh, ketika gue sama sekali sadar kalau gue nggak membawa kendaraan saat itu.

Okeh, akhirnya gue lagi2 harus jalan kaki menuju ATM dengan mengambil sikap langkah sejuta kaki, begitu juga sebaliknya menuju KFC lagi.

Agak ngos2an napes gue menghampiri kembali kasir KFC. Rupanya bukan Petugas Kasir A yang sedang di belakang kasir, melainkan orang lain ( gue menyebutnya Petugas Kasir B ).

" Maaf mas, saya yang tadi..." kata gue sebelum disela olehnya.

" Oh, iya sebentar saya ambil dulu pesanannya " dia pasti sudah tahu kasus awal gue.

Seketika Petugas Kasir A datang menghampiri.
" Aduh mas, maap ya jadinya saya ngerepotin " gue mencoba berinisiatif.

" Yah, gapapa kok mas " katanya simpatik, sebelum dia kembali berlalu.

" Eh mas, baju Zeppelinnya beli di mana tuh? " tiba-tiba Petugas Kasir B bertanya.

Gue jadi inget kalo gue lagi make baju Zeppelin, " Eh, iya banyak kok mas di Tanah Abang ". Jujur gue agak kaget ditanya begitu.

" Kalo saya punyanya yang lambang orang bersayap itu lho, ada gambar Jimmy Pagenya ditengah-tengah" tukasnya.

Awalnya gue mengira kalau Mas Petugas Kasir B ini hanya sok2an tau Led Zeppelin aja. Ditambah tongkrongannya yang berkaca mata dan berkawat gigi --biasanya yang model begini sukanya tuh ColdPlay, Fall Out Boy dan band anak muda jaman sekarang, lainnya--, membuat gue berfikir nggak mungkin dia memilih Zeppelin sebagai band favoritnya Tapi, dengan cepat anggapan gue berubah 180 derajat ketika dia menyebutkan nama Jimmya Page.

" Jimmy Page trus Robert Plant tuh emang bener2 Legend deh, pokoknya " katanya lagi. Kali ini gue nggak bisa lagi meremehkan ke" Led Zeppelin"annya lagi.

" Setuju mas, sayang Bonham udah keburu mati ya mas? ", gue menanggapi.

Perbincangan singkat itu diakhiri waktu gue mendapat kembalian dari mas Petugas Kasir A. Sekali lagi gue meminta maaf padanya, dan lagi-lagi dia tersenyum menanggapi "kesopanan" gue...hehehe....

Jalan kaki cepat bolak-balik ATM-KFC karena duit gue kurang, dan mas Petugas Kasir B pecinta Led Zeppelin membuat hari ini jadi bermakna buat gue. Dua hal itu adalah perwujudan kado dari ALLAH SWT buat gue yang selalu mengharapkan momen-momen terbaik di hari-hari gue...

Buat gue ini sangat menarik, so that's why kita semua bisa membaca cerita ini sekarang...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar