Seperti biasa saya akan selalu menyempatkan menonton pertandingan Arsenal kapanpun itu. Malam itu 01 Maret 2010, di Emirates Stadium,akan menjadi sejarah penting bagi Arsenal ke depannya, karena Arsenal akan kembali bertemu dengan tim superkuat Barcelona, setelah terakhir mereka bertemu di Final Liga Champion 2006. Kala itu Arsenal harus menelan kekalahan 2-1 dari Barcelona meskipun mampu mencetak gol terlebih dahulu. Pertandingan perempatfinal Liga Champion kali ini, saya akui--sebagai gooner, pastinya akan sulit. Barcelona adalah juara bertahan Liga Champion 2009 setelah mengalahkan Manchester United di final. Mereka adalah tim terbaik di Eropa bahkan di dunia saat ini.
Namun, tetap saya percaya ARSENAL akan mampu mengatasi ini.
Kembali saya menumpang menonton Arsenal di salah satu warung. Namun, bodohnya saya yang kehilangan 1 babak Bigmatch itu. Saya mengira pertandignan akan dimulai jam setengah 3, namun ternyata ini dimulai pada pukul setngah dua. Sungguh, kehilangan 1 babak saja dari duel dua tim pengusung sepakbola indah-- Arsenal dan Barcelona, adalah sebuah kerugian besar bagi saya. Jadilah saya hanya melihat highlight babak
Saya lihat pertahanan Arsenal benar - benar digempur habis - habisan oleh Messi dkk. Beberapa kali gawang Almunia terancam oleh rentetan serangan Barca, beruntung Almunia banyak melakukan penyelamatan yang sangat baik. Sebaliknya Arsenal tidak terlalu banyak mengancam, saya hanya melihat satu peluang emas yang seharusnya bisa dijadikan gol. Siapa aktor dibalik kegagalan menyelesaikan peluang emas itu??? iya benar dialah Bendtner...hehehe
Ada babak berita buruk di babak pertama bagi kami para gooner. Gallas dan Arshavin diganti karena mendapati cedera yang cukup serius. Juga Fabregas yang terkena akumulasi kartu, yang artinya dia akan absen di pertandingan leg 2 di Nou camp.
Pertandingan babak keduapun segera dimulai. Di menit-menit awal, Barca langsung mendapatkan apa yang mereka sedari awal harapkan. Gol dari Ibra mengubah skor menjadi 0-1. Permainan Arsenal setelah itu malah semakin menjadi seolah didikte oleh Barca. Hal itu terlihat dari datangnya kembali gol dari Ibra, yang memanfaatkan kelengahan jebakan offside bek Arsenal. Skor sementara 0-2
Tak lama setelah itu Arsene Wenger melakukan pergantian pemain. Sagna ditarik keluar digantikan oleh Theo Walcott. Dan itulah mengapa kami selalu mencintai Prof Wenger. Strategi jeniusnya dengan memasukkan Walcott membuahkan hasil, dia menyarangkan gol ke gawang Valdes. Skor menjadi 1-2.
Permainan Arsenal menjadi lebih berkembang setelah gol penyemangat itu. Bola yang dari tadi terus menerus "dipegang" oleh Barca, kini menjadi lebih imbang. Pertandingan pun menjadi lebih seru dan panas, sampai suatu ketika tibalah momen indah itu.
Thierry Henry, striker Barcelona saat ini, yang cukup lama bermain di Arsenal, dan sudah-masih menjadi Legenda Arsenal, masuk ke lapangan untuk menggantikan Ibrahimovic. Terlihat jelas ada raut kesedihan dan kebimbangan di wajah Henry waktu itu. Dari berbagai wawancara, Henry selalu menyatakan bahwa Arsenal adalah klub yang selalu dicintainya, dia akan menjadi fans Arsenal selamanya, karena dia pernah menjalani masa paling indahnya sebagai pesepakbola di Arsenal. Bahkan dia mencetak 200 gol lebih untuk Arsenal. Dan saat undian match perempatfinal UCL musim ini, dia pernah berkata bahwa dia sangat tidak ingin bertemu dengan Arsenal, dan akan menjadi sesuatu yang aneh kalau dia harus menghadapi Arsenal di London. Henry jugalah yang menjadi kapten Arsenal kala menghadapi Barcelona di Final UCL 2006. Namun, sekarang dia sudah berkostum Barcelona, dan dengan sikap profesionalnya dia mau tidak mau harus menghadapi klub yang dicintainya, di pertandingan besar ini.
Sebuah momen sedih, bahagia bercampur menjadi satu saat standing applause pun membahana seantero Emirates stadium menyambut datangnya kembali Raja Arsenal, Legenda Hidup kami para Gooners...Welcome back home Thierry Henry !!!
Namun setelahnya Henry terlihat canggung bermain. Dia seolah tidak tega melawan Arsenal, psikologisnya menyatakan bahwa seharusnya dia tidak boleh menghadapi Arsenal. Hasilnya permainan dia tidak terlalu terlihat di sepanjang sisa waktu pertandingan.
Akhirnya permainan Arsenal yang cenderung berubah menjadi lebih agresif, membuahkan hasil. Fabregas dilanggar Puyol di kotak penalti, ketika seharusnya dia bisa dengan mudahnya mencetak gol. Puyol dikartu merahkan, penaltipun diberikan, dan Fabregas berhasil menceploskannya ke gawang Barcelona. Skorpun berakhir menjadi 2-2. Great Spirit from Arsenal !!! menyamakan kedudukan dari 0-2 dari klub terbaik dunia saat ini.
Namun, pertandingan yang menguras tenaga ini lagi - lagi harus memakan korban. Setelah Gallas dan Arshavin yang terlebih dahulu meninggalkan lapangan karena cedera, kini giliran Cesc yang ambil bagian. Lututnya bermasalah setelah terjangan Puyol, dan ditambah dampak dari tendangan penalti kerasnya.
Fabregas seolah ingin bermain habis - habisan melawan bekas klubnya, Barca, setelah dia divonis tidak dapat bermain di leg kedua, di Camp nou. Dia seperti berkata " Saya adalah kapten Arsenal... Arsenal adalah rumah saya...Bahkan saya mau merelakan kaki saya hanya demi Arsenal... " kepada Barcelona. Karena kita tahu bahwa sudah sangat sering mendengar berita tentang ketertarikan Barcelona untuk menarik Fab kembali ke Nou Camp. Kami , para Gooner tentu sangat tidak ingin Fabregas hijrah ke Barcelona, karena dia sudah menjadi Kapten hebat Arsenal kini. Kami yakin jika ia pindah ke Barcelona, maka ia tidak akan mendapatkan yang terbaik seperti yang Arsenal berikan untuknya. Maka kami sangat tidak rela untuk itu.
Nomor 14 terhebat layaknya tidak akan saya sematkan pada Thierry Henry (TH), malam itu. Nomor 14 milik Theo Walcott (TW) pastinya lebih layak menjadi yang terhebat, karena golnya menjadi moment penentu Arsenal, yang menjadi lebih bergairah setelahnya. TW adalah suksesor TH di Arsenal, dia punya segudang bakat yang bakal berguna untuk Arsenal. Kami harapkan dia akan menjadi sehebat atau lebih hebat dari TH di masa depan... Saya salut dengan perkembangan pesat yang ditunjukkan oleh TW...
Sedangkan Henry ??... Dia akan selalu menjadi Raja, bagi kami para Gooners... Kami sangat menantikan suatu saat nanti dia akan kembali ke Arsenal menjadi suksesornya Profesor Arsene Wenger.... Henry is Arsenal, wherever he is... He's KING HENRY !!!
Huhh akhir kata, ini benar-benar pertandingan yang indah, pertandingan yang akan menjadi pembicaraan di beberapa tahun ke depan... Ini benar - benar pertandingan hebat nomor 1, dimana terdapat juga keromantisan di dalamnya. Ini adalah pertandingan maha besar-maha dahsyat yang penuh dengan cerita indah di dalamnya.Selain ada Henry, striker Barcelona, yang merupakan legenda Arsenal harus menghadapi klub yang sangat dicintainya ( ARSENAL ) itu. Sedangkan di sisi lain, ada juga Fabregas yang didikan akademi Barcelona harus menghadapi mereka ( BARCELONA ) dengan jubah Merah Putih Arsenal membaluti tubuhnya...
Henry adalah Legenda Hidup Arsenal dan Fabregas akan menyusul menjadi Legenda Arsenal di kemudian hari !!!
(Pare, Kediri 02 Maret 2010 pkl 16.30 waktu setempat)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar