Seorang tahanan mencoret-coret dinding sel penjara untuk menghitung berapa lama lagi ia akan menghirup udara segar...
Para PRT hampir tiap saat mengecek kalender, hanya untuk memastikan bahwa Hari Raya Lebaran tidak akan lenyap dari peredaran...
Sang Ibu pun luar biasa tidak sabar menanti hari kelahiran si cabang bayi. Kecemasan yang melanda perlahan berganti dengan kebahagiaan, bila saatnya nanti si buah hati terbit dan memamerkan pekikan tangis merdunya.
Harapan... Kata itu yang akan selalu ada di dalam diri setiap kita yang mengaku sebagai manusia. Meskipun kita tidak dapat mengesampingkan kenyataan, bahwa harapan pun dapat menjelma menjadi dua sisi koin yang berbeda, akhirnya.
Namun, sebuah penantian akan selalu menemani kita menuju ke sana.
Aku percaya bahwa penantian akan selalu menjadi sesuatu yang menyenangkan. Mengapa? Ya silahkan saja tanya langsung kepada Si tahanan, para PRT, atau sang ibu tadi...
(Pare 030210, Rabu. Pukul 18.30 waktu sekitar )
Tidak ada komentar:
Posting Komentar