Semua serba pink - serba merah hari ini.... Karena selain Valentine, nyatanya Hari Raya Imlek pun hadir pula Minggu ini... Namun, yang saya lihat bahwa kali ini moment Valentinenya lebih menarik untuk dibahas. Sepertinya Hari Raya Imlek datang pada waktu yang tidak tepat.
Mereka yang berpasangan, especially mereka yang berstatus " muda-mudi berdarah segar" memiliki harapan besar di hari ini. Lewat Facebook, Twitter atau sebagainya, mereka berlomba - lomba untuk menunjukkan keeksistensian mereka dgn berbagai ucapan Happy Valentine, dsb. Tidak sedikit pula dari mereka yang menuliskan harapan mereka untuk pasangannya lewat Statusnya, dan saya berani bertaruh setidaknya dalam waktu sehari - dua hari ini Home FB saya pasti akan dipenuhi dgn berbagai aktivitas foto mereka selama ber Valentine, hehehe.... Saya membahas ini seolah - olah saya membenci Valentine ya?, heheh mungkin saya udah terjangkit penyakit akut sebagian rakyat Indonesia, yaitu iri, karena saya termasuk dari mereka yang berstatus jomblo... Ya sudahlah saya akan sesegera mungkin mencari obat dan menyembuhkannya...
Oiya tapi --masih dalam dunia per Facebook an--, ada beberapa hal yang membuat saya tergelitik. Sebagian dari status mereka ada yg mengatakan " Fuck Valentine !!" , ada pula " Valentine emang penting?? emg menyayangi org harus nunggu Valentine ? ",, dan ble ble ble.... Terdengar sentimen kah ???...
Cukuplah itu tadi sebagai mukaddimah dari tulisan saya kali ini...
Peristiwa lain yang lebih besar terjadi hari ini pula. Tapi hanya saya dan dia yang "take a part" dalam peristiwa ini. Adzan maghrib mendorong diri ini menuju dirinya. Jantung ini tak kenal letih untuk berdegup kencang , kaki kurus ini harus bersusah payah menopang tubuh, karena terus bergemetar. Otak kecil inipun tak henti - hentinya bekerja keras berpikir dan menghapal susunan scene yang nanti akan saya jalani, agar semua sesuai dengan harapan dan tidak ada tindakan bodoh tentunya. Hujan rintik seolah menghampiri hanya untuk menciutkan nyali saya, yang sebenarnya sudah terlalu kecil untuk diciutkan lagi... Namun, saya buru - buru tersadar akan petuah seseorang pemuda tampan yang mengatakan " merupakan kewajaran jika Laki - laki ditolak cintanya ". Hahahaha ajaib, kata - kata ini cukup mujarab untuk membangkitkan nyali, meskipun hanya sedikit....
It's time !! Dia sudah berdiri di hadapan... Sebelumnya permen karet di dalam mulut ini sudah saya jadikan alat kamuflase untuk menyamarkan kegugupan. Berhasilkah? Tidak... Saya tetap gugup jika harus berhadapan dengannya. Don't give me her,, please just give me Tyson, Pacman or anyone else, believe me then i'd immediately ask for their signature,,,hehehe.... Bcanda.
Kembali ke cerita. Otak udah bener - bener mati gaya ketika saya memberinya kue basa-basi ---dalam hal ini bener - bener kue yang saya kasih,dan ini masih Fresh tidak basi... Lalu saya berikanlah sebuah cerpen untuknya, yang saya buat dengan mudah payah. Cerpen yang murni tulus dari hati karena sang ilham datang ketika mata ini bertemu pandang dengannya pertama kalinya, suatu hari. Setelah itu keluarlah semua uneg-uneg hati yang ingin saya sampaikan, dan seperti biasa hal yang direncanakan dengan susah payah terkadang tidak berjalan sebagaimana mestinya. Tapi, setidaknya lenyap sudah keganjalan di hati ini setelah dia tahu apa yang saya rasakan .
Saya hanya tidak ingin menyesal tidak pernah menyatakan ini langsung padanya.... Dan apa jawabannya??? Dia tidak menjawab, karena saya yang memintanya. Namun, saya berjanji akan selalu menunggu itu ... Kapanpun...
Saat nulis postingan ini, tiba-tiba muncul lagu "two steps behind" nya Def Leppard dari bang Winamp....
Mereka yang berpasangan, especially mereka yang berstatus " muda-mudi berdarah segar" memiliki harapan besar di hari ini. Lewat Facebook, Twitter atau sebagainya, mereka berlomba - lomba untuk menunjukkan keeksistensian mereka dgn berbagai ucapan Happy Valentine, dsb. Tidak sedikit pula dari mereka yang menuliskan harapan mereka untuk pasangannya lewat Statusnya, dan saya berani bertaruh setidaknya dalam waktu sehari - dua hari ini Home FB saya pasti akan dipenuhi dgn berbagai aktivitas foto mereka selama ber Valentine, hehehe.... Saya membahas ini seolah - olah saya membenci Valentine ya?, heheh mungkin saya udah terjangkit penyakit akut sebagian rakyat Indonesia, yaitu iri, karena saya termasuk dari mereka yang berstatus jomblo... Ya sudahlah saya akan sesegera mungkin mencari obat dan menyembuhkannya...
Oiya tapi --masih dalam dunia per Facebook an--, ada beberapa hal yang membuat saya tergelitik. Sebagian dari status mereka ada yg mengatakan " Fuck Valentine !!" , ada pula " Valentine emang penting?? emg menyayangi org harus nunggu Valentine ? ",, dan ble ble ble.... Terdengar sentimen kah ???...
Cukuplah itu tadi sebagai mukaddimah dari tulisan saya kali ini...
Peristiwa lain yang lebih besar terjadi hari ini pula. Tapi hanya saya dan dia yang "take a part" dalam peristiwa ini. Adzan maghrib mendorong diri ini menuju dirinya. Jantung ini tak kenal letih untuk berdegup kencang , kaki kurus ini harus bersusah payah menopang tubuh, karena terus bergemetar. Otak kecil inipun tak henti - hentinya bekerja keras berpikir dan menghapal susunan scene yang nanti akan saya jalani, agar semua sesuai dengan harapan dan tidak ada tindakan bodoh tentunya. Hujan rintik seolah menghampiri hanya untuk menciutkan nyali saya, yang sebenarnya sudah terlalu kecil untuk diciutkan lagi... Namun, saya buru - buru tersadar akan petuah seseorang pemuda tampan yang mengatakan " merupakan kewajaran jika Laki - laki ditolak cintanya ". Hahahaha ajaib, kata - kata ini cukup mujarab untuk membangkitkan nyali, meskipun hanya sedikit....
It's time !! Dia sudah berdiri di hadapan... Sebelumnya permen karet di dalam mulut ini sudah saya jadikan alat kamuflase untuk menyamarkan kegugupan. Berhasilkah? Tidak... Saya tetap gugup jika harus berhadapan dengannya. Don't give me her,, please just give me Tyson, Pacman or anyone else, believe me then i'd immediately ask for their signature,,,hehehe.... Bcanda.
Kembali ke cerita. Otak udah bener - bener mati gaya ketika saya memberinya kue basa-basi ---dalam hal ini bener - bener kue yang saya kasih,dan ini masih Fresh tidak basi... Lalu saya berikanlah sebuah cerpen untuknya, yang saya buat dengan mudah payah. Cerpen yang murni tulus dari hati karena sang ilham datang ketika mata ini bertemu pandang dengannya pertama kalinya, suatu hari. Setelah itu keluarlah semua uneg-uneg hati yang ingin saya sampaikan, dan seperti biasa hal yang direncanakan dengan susah payah terkadang tidak berjalan sebagaimana mestinya. Tapi, setidaknya lenyap sudah keganjalan di hati ini setelah dia tahu apa yang saya rasakan .
Saya hanya tidak ingin menyesal tidak pernah menyatakan ini langsung padanya.... Dan apa jawabannya??? Dia tidak menjawab, karena saya yang memintanya. Namun, saya berjanji akan selalu menunggu itu ... Kapanpun...
Saat nulis postingan ini, tiba-tiba muncul lagu "two steps behind" nya Def Leppard dari bang Winamp....
" Whatever you do, i'll be two steps behind you "
Tidak ada komentar:
Posting Komentar